Membersihkan AC Mobil

Membersihkan AC Mobil 

Dalam sistem pen­dingin kabin dikenal perangkat evaporator. Tugasnya terbilang pen­ting. Hawa dingin yang dihasilkannya berguna untuk menurunkan suhu kabin. Jika diperhatikan, bentuknya mirip radiator, namun lebih kecil dan berada di dalam dasbor.

Nah, karena berada di dalam dasbor itulah makanya evaporator sering luput dari perhatian. Padahal, evaporator menerima udara dari kabin yang dihembuskan oleh blower. Udara tersebut biasanya diambil dari dasbor sisi penumpang depan.

Debu dan kotoran dari kabin berpotensi terisap oleh evaporator. Jika diperhatikan, udara yang diambil berasal dari sisi bawah dasbor yang notabene berdekatan dengan lantai.

 

Mayoritas mobil mo­dern kini telah menyematkan filter AC. Gunanya untuk menyaring udara yang menuju evaporator. Meski begitu, risiko debu lewat masih cukup besar. apalagi banyak di antara kita yang belum tahu posisi filter tersebut dan tidak mau repot membongkar glovebox untuk mencapai­nya. Padahal saringan ini harus dibersihkan seara berkala agar dapat menahan laju debu.

Selain dari perputaran udara kabin, evaporator juga bisa terkena kotoran dari luar. Terjadi pada mobil yang memiliki dua sistem sirkulasi, yakni terbuka dan tertutup. Ketika dibuka, kotoran dari luar bisa tersedot ke evaporator.

 

Nah, melihat pentingnya evaporator, tak ada salah­nya jika Anda lebih giat menjaga kebersihannya. Bisa mulai dari mengganti filter AC setiap 30 ribu kilometer sesuai jadwal servis berkala. Namun jika ingin lebih yakin, bisa dipercepat hanya 20 ribu km.

Lantas, bagaimana jika tercium bau tidak sedap dari kisi AC? Atau AC terasa kurang dingin? Kedua hal di atas bisa terjadi saat evaporator kotor. Jika tidak mau repot menurunkannya, ada langkah simpel untuk membersihkan evaporator AC.

Ada beberapa produk pembersih evaporator yang beredar di pasar. Salah satunya adalah Performance AC Cleaner dari Auto One Mechanica. Produk seharga Rp 150 ribu ini diklaim mampu membersihkan evaporator, menghilangkan bakteri, dan menebar aroma wangi layaknya mobil baru.

Sebelum disemprotkan, Anda harus terlebih dulu membuka glovebox yang berada di dasbor sisi penumpang. Membukanya mudah karena tidak memerlukan kunci khusus dan tinggal menariknya keluar. Bila ragu, Anda bisa membaca buku ma­nual kendaraan karena di sana terdapat metode melepasnya.

Keluarkan saringan AC dari rumahnya. Jika kotor, ganti sekalian agar tidak merepotkan. Dari sini terlihat blower AC yang mengembuskan udara ke eva­porator. Agar cairan pembersih dapat mencapai evaporator, dibutuhkan bantuan blower.

 

Embusan udara dimanfaatkan untuk mendorong busa pembersih ke dalam. Oleh kare­nanya, nyalakan kipas AC di posisi paling kencang, sedang­kan thermostat dimatikan.

Perlahan arahkan slang kaleng pembersih ke blower AC yang sedang berputar. Tekan penyemprot berulang-ulang agar busa masuk secara bertahap. Lakukan terus hingga busa pembersih habis dari botolnya.

Jangan khawatir jika dari kisi AC keluar busa. Bahan tersebut diklaim tidak berbahaya bagi kesehatan. Pun saat menempel di panel kabin, busa tetap dapat dibersihkan dengan mudah tanpa perlu khawatir merusak.

Saat busa pembersih sudah habis, biarkan kipas AC tetap berputar sekitar 15 menit. Guna­nya untuk memastikan seluruh bahan pembersih bekerja meluruhkan kotoran yang menempel di evaporator. Selesai, pasang kembali saringan AC dan glovebox, dan Anda pun dapat kembali beraktivitas.

Untuk membuktikan produk tersebut efektif membersihkan evaporator, lihat saja saluran pembuangan air AC di kolong. Dijamin, air yang keluar akan berwarna keruh karena kotor. Dan sekarang, kabin mobil tidak hanya wangi, namun juga lebih bersih dan sehat.